Studi: Menambahkan Garam ke Makanan Dapat Meningkatkan Risiko Kematian Dini

Studi: Menambahkan Garam ke Makanan Dapat Meningkatkan Risiko Kematian Dini

Liputan60Detik.com, Jakarta Banyak dari kita memiliki kebiasaan menambahkan garam ekstra ke makanan kita ketika kita duduk untuk makan. Sayangnya, kecintaan kita pada bumbu ini telah dikaitkan dengan kematian dini.

Penelitian baru menemukan bahwa mereka yang selalu menambahkan garam ke makanan mereka memiliki 28% peningkatan risiko kematian dini dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah atau jarang membumbui makanan mereka dengan garam.

Penelitian, yang melibatkan lebih dari 500.000 orang Inggris, menghitung bahwa satu orang tambahan dari setiap 100 orang yang menambahkan garam ke makanan mereka bisa mati muda.

Inilah yang perlu Anda ketahui tentang menambahkan terlalu banyak garam ke makanan Anda.

Garam terkait dengan kematian dini

Biasanya, sekitar tiga dari setiap 100 orang berusia 40 hingga 69 tahun meninggal sebelum waktunya pada populasi umum. Namun, menurut penelitian, orang yang lebih suka menambahkan garam ekstra ke makanan mereka membuat hidup mereka lebih singkat.

Studi yang diterbitkan dalam European Coronary heart Journal, mengungkapkan bahwa pada usia 50, 1,5 tahun, dan 2,28 tahun, harapan hidup wanita dan pria yang menambahkan garam ke makanan mereka berkurang.

Orang-orang yang mengikuti penelitian antara tahun 2006 dan 2010 diminta untuk menunjukkan seberapa sering mereka menambahkan garam ke makanan mereka, pilihannya adalah tidak pernah/jarang, kadang-kadang, biasanya atau selalu.

Faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, ras, kekurangan, indeks massa tubuh (BMI), merokok, asupan alkohol, aktivitas fisik, weight loss program dan kondisi medis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung juga diperhitungkan.

Selama sembilan tahun tindak lanjut, sekitar 18.474 kematian dini – di bawah usia 75 tahun tercatat.

Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Di saat perhatian banyak warga tertuju pada rekomendasi seputar Covid, regulator dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menerbitkan rekomendasi baru seputar nutrisi. Lembaga ini ingin mengurangi konsumsi sodium warga AS, yang bila berlebihan bisa be…

HOT 🔥  Satpol PP Tertibkan Lapak Pedagang dan Parkir Liar di Trotoar Tebet Setelah Viral

Liputan Asli

Baca juga

KPI Pusat Akan Larang Rizky Billar Tampil Di Semua Televisi, Imbas Kasus Perselingkuhan dan KDRT

KPI Pusat Akan Larang Rizky Billar Tampil Di Semua Televisi, Imbas Kasus Perselingkuhan dan KDRT

Liputan60Detik.com, Jakarta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat meminta pihak televisi untuk tidak mengundang para pelaku …