Selebgram Marissya Icha Dilaporkan Balik Oleh Tersangka Medina Zein - Medina Zein Lapor Balik Selebgram Marissya Icha image 1

Selebgram Marissya Icha Dilaporkan Balik Oleh Tersangka Medina Zein

liputan60detik.com – Selebgram Marissya Icha dilaporkan balik oleh selebgram Medina Zein terkait dengan dugaan masalah pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, pada hari Rabu (5/1/2022).

Medina melayangkan laporan balik terhadap Marissya Icha setelah dirinya memperoleh status tersangka atas laporan yang dibuat Icha pada bulan September 2021 lalu.

“Kedatangan kami ke Polda untuk melaporkan MI yang diduga melakukan tindak pidana melanggar UU ITE,” ucap Djamalluddin Koedoeboen (Pengacara Medina) di Polda Metro Jaya, pada hari Rabu (5/1/2022).

Pengacara Medina menjelaskan bahwa laporan ini merupakan buntut dari tudingan Icha kepada Medina yang dituding memberikan sogokan untuk memperoleh penghargaan masuk ke dalam daftar 50 orang terbaik di Indonesia tahun 2021.

Menurut Djamalluddin, tudingan Icha terhadap Medina tersebut disampaikan melaui sebuah unggahan postingannya di media sosial.

“Di dalam postingan itu bahwa penghargaan yang diperoleh klien kami itu kata beliau penuh dengan sogokan atau dengan kata lain nembak. Ada gratifikasi ada hal-hal lain sebabkan klien kami dapatkan penghargaan itu,” ucap Djamalluddin.

Selain tudingan tersebut, laporan ini juga terkait dengan tuduhan lain bahwa Medina memberikan cincin palsu untuk adik almarhum Febri Ardiansyah.

“Terlapor posting Instagram yang sindir klien kami dengan tuduhan bahwa ‘ntar posting juga nih video diamond palsu yang Anda kasih ke adik almarhum’,” tutur Djamalluddin.

Tidak hanya tudingan itu saja, Pengacara Medina menyebutkan juga Medina dituduh oleh Icha telah dilarang bepergian ke luar negeri oleh pihak imigrasi.

Atas dasar tuduhan-tuduhan tersebut, kini akhirnya Icha dilaporkan oleh Medina pada pihak berwajib. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/64/I/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA per tanggal 5 Januari 2022.

“Kita membuat laporan SPKT di Polda Metro Jaya dan laporan kita diterima,” ungkap Djamalluddin.

Dalam pelaporan tersebut, Marissya Icha dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik melalui media e1ektronik sebagaimana diatur oleh Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

HOT 🔥  Untuk $44 miliar, Twitter ada dalam genggaman Elon Musk

Pada sebelumnya, Marissya Icha telah melayangkan laporan terhadap Medina Zein dengan nomor terdaftar LP/B4517/IX/2021/SPKT dan kemudian Medina Zein telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan menuturkan bahwa sebelum penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan status Medina sebagai tersangka, sempat juga dilaksanakan proses mediasi antara Medina dan Icha terkait kasus ini, namun hasilnya gagal.

“Penyidik sudah memberikan ruang untuk mediasi kepada mereka, namun ternyata tidak terdapat jalan perdamaian di situ sehingga kasusnya berlanjut dan hari ini penyidik telah menetapkan Medina Zein sebagai tersangka,” menurut penuturan Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (5/1/2022).

Menanggapi kasus dirinya dijadikan tersangka, Medina bersiap untuk menghadapi proses hukum yg berlaku dan dirinya mengaku tidak mempermasalahkannya.

“Hargai proses hukum, siap dengan semuanya,” kata Medina.

Medina ditetapkan menjadi status tersangka dengan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Icha pada 5 September 2021 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Endra Zulpan menuturkan bahwa penetapan status tersangka terhadap Medina Zein telah sesuai aturan hukum dan sudah mengantongi 2 alat bukti yang cukup.

“Penetapan tersangka ini tentunya melalui proses, penetapannya dari segi hukum, tentunya dua alat bukti sudah dimiliki penyidik,” tutur Zulpan, (5/1/2022).

Setelah mendapatkan status sebagai tersangka, Medina mendatangi Polda Metro Jaya pada hari yang sama untuk melaporkan balik Icha atas dugaan tindak pidana melanggar UU ITE.

“Kedatangan kami di Polda Metro Jaya ini dalam rangka melaporkan saudari MI (Marissya Icha), yang diduga melakukan tindak pidana melanggar Undang-Undang ITE,” tutur Djamalluddin selaku pengacara dari Medina Zein, Rabu (5 Januari 2022).

Dengan adanya kasus tersebut, Medina merasa dirugikan dan bisnisnya mengalami kerugian materi dan non-materi yang tidak sedikit sehingga dia melakukan pelaporan balik tersebut.

“Kerugian material dan in material, sangat banyak, bisnis saya sangat banyak yang dirugikan dari hal ini,” ucap Medina Zein.

Selain pelaporan tentang kasus pencemaran nama baik melalui media sosial, Icha juga dilaporkan oleh Medina atas kasus tindak pidana penganiayaan.

“Oh iya penganiayaan hasil visumnya sudah diterima oleh Polrestabes Jakarta Selatan, CCTV-nya sudah ada, nanti kita buktikan ya mana yang benar, mana yang salah,” ucap Medina Zein.

Meskipun demikian, Medina tetap akan mengikuti proses hukum terkait kasusnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dan ia akan menghadiri proses pemeriksaan pada tanggal 10 Januari 2022.

“Aku akan menghadiri semuanya, aku ga masalah, aku menghargai proses hukum, siap dengan semuanya”, ucap Medina Zein.

Baca juga

Ekspor vulgar Saudi mendorong ke atas menjadi 7,60 juta barel per hari pada bulan Agustus

Ekspor vulgar Saudi mendorong ke atas menjadi 7,60 juta barel per hari pada bulan Agustus

Okt 17 (Reuters) – Ekspor minyak vulgar Arab Saudi naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada …