Klasifikasi Anemia yang Harus Anda Tahu, Adakah yang Berbahaya?

Klasifikasi Anemia yang Harus Anda Tahu, Adakah yang Berbahaya?

ADA klasifikasi anemia yang umum terjadi pada orang. Anemia sendiri, merupakan sebuah penyakit kelainan darah akibat kurangnya atau abnormalitas hemoglobin, pigmen pembawa sel darah merah.

Anemia pun dikelompokkan dalam tiga kategori yakni, dikatakan anemia ringan apabila kadar hemoglobin dalam darah berkisar pada 9-10 gr % , anemia sedang apabila kadar hemoglobin dalam darah berkisar pada 7-8 gr %, dan anemia berat apabila kadar hemoglobin dalam darah kurang dari 7 gr % . Secara morfologis (menurut ukuran sel darah merah dan hemoglobin yang dikandungnya).

Penderita anemia umumnya memiliki gejala yang khas, seperti rasa kelelahan dan ingin pingsan, kulit pucat, sesak napas saat kerja ringan, serta palpitasi. Hal tersebut dikarenakan kekuatan pembawa oksigen darah menurun, serta jaringan tubuh yang mungkin tidak menerima cukup oksigen.

Klasifikasi anemia juga menyebabkan empat jenis utama pada anemia berdasarkan penyebabnya, yakni anemia defisiensi zat besi, anemia megaloblastik, anemia sel bulan sabit (sickle-cell anemia), dan talasemia.

Klasifikasi Anemia

Berikut ini penjelasan soal empat jenis anemia, seperti dijelaskan Dr Mirriam Stoppard dalam bukunya “Panduan Kesehatan Keluarga”:

Anemia defisiensi zat besi

Anemia defisiensi zat besi adalah jenis anemia paling sering dijumpai. Anemia jenis ini sering disebabkan hilangnya sejumlah zat besi melalui perdarahan terus-menerus.

Zat besi merupakan komponen esensial dari hemoglobin. Jika zat besi tidak cukup tersedia, produksi hemoglobin dan penggabungan ke dalam sel darah merah di sumsum tulang akan berkurang.

Hasilnya, hanya ada sedikit hemoglobin yang bisa berikatan dengan oksigen dalam paru-paru dan membawanya ke jaringan tubuh. Akibatnya, jaringan tidak cukup menerima oksigen.

Anemia megaloblastik

Anemia megaloblastik adalah jenis anemia yang timbul akibat kekurangan nutrition B12 atau asam folat. Dua nutrition penting ini memiliki peran esensial dalam produksi sel darah merah yang sehat. Defisiensi salah satu nutrition tersebut dapat menimbulkan anemia megaloblastik yang terjadi karena sel darah merah weird and wonderful berukuran besar (megaloblas) terbentuk dalam sumsum tulang dan produksi sel darah merah traditional menurun.

HOT 🔥  5 Mannequin Rambut Raline Shah, Bikin Pesona Kecantikannya bak Princess!

Liputan Asli

Baca juga

Sadis! 2 dari 4 Pekerja yang Dibunuh KKB Papua Hangus Dibakar

Sadis! 2 dari 4 Pekerja yang Dibunuh KKB Papua Hangus Dibakar

Aparat gabungan mengevakuasi korban yang hangus dibakar KKB Papua (Foto : Istimewa) TELUK BINTUNI – …