Dua orang Rusia menipu mantan menteri Pentagon dan berdiskusi dengannya tentang file Ukraina

Dua orang Rusia menipu mantan menteri Pentagon dan berdiskusi dengannya tentang file Ukraina

Dua komedian Rusia membodohi mantan Menteri Pertahanan AS Mark Esper melalui percakapan telepon yang menyamar sebagai mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko.

Penipu “Vofan” dan “Lexus” menghubungi Esper, menurut percakapan telepon yang dirilis Senin, dan menanyakan pendapatnya tentang keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik di Ukraina.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Esper menilai bahwa “rakyat Ukraina, dalam konflik mereka dengan Rusia, melakukan pekerjaan kotor yang tidak ingin dilakukan Amerika,” menurut apa yang dilaporkan oleh agensi “Tass” Rusia.

Dia juga menambahkan bahwa “orang-orang Ukraina melakukan pekerjaan kotor yang kami orang Amerika tidak pernah ingin mereka lakukan, dan itulah mengapa kami harus terus mendukung mereka dengan segala cara yang mungkin dan apa pun yang kami bisa, baik itu dengan amunisi, senjata, intelijen, dan segera.”

Pada saat yang sama, mantan menteri tersebut menyatakan keprihatinannya bahwa teknologi Amerika dapat berpindah ke tangan negara lain karena pasokan senjata ke Ukraina.

“Saya pikir kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk memastikan teknologi tidak jatuh ke tangan yang salah,” tambahnya.

Bukan pertama kali

Patut dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya kedua aktor tersebut melakukan penipuan serupa, karena mereka dapat menghubungi Presiden Polandia Andrzej Duda melalui telepon, menyamar sebagai Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Percakapan yang berlangsung selama tujuh menit itu berlangsung pada 15 November, pada hari yang sama sebuah peluru ditembakkan ke wilayah Polandia, menewaskan dua orang.

Mantan Presiden Ukraina dan Presiden Putin (AP)

Mantan Presiden Ukraina dan Presiden Putin (AP)

Sementara duo komedi itu telah menjebak presiden Polandia, setelah kemenangannya sebagai presiden tahun 2020, mereka menyamar sebagai Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres seolah-olah dia memanggilnya.

HOT 🔥  Washington: Serangan membabi buta Iran melanggar kedaulatan Irak

Vladimir Kuznetsov dan Alexei Stolyarov “Vofan” dan “Lexus” telah membodohi para pemimpin internasional selama beberapa tahun, termasuk Emmanuel Macron dan Boris Johnson, serta banyak tokoh lainnya.

Cakupan Asli

Baca juga

Perserikatan Bangsa-Bangsa: Fase penyelamatan gempa akan segera berakhir

Perserikatan Bangsa-Bangsa: Fase penyelamatan gempa akan segera berakhir

Sementara pencarian masih berlangsung di Turki selatan untuk menemukan korban yang selamat dari gempa dahsyat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *