Bangunkan Orang Sahur dengan Musik Dangdut, 1 Truk dan 2 Pikap Disita Polisi Halaman all

Bangunkan Orang Sahur dengan Musik Dangdut, 1 Truk dan 2 Pikap Disita Polisi Halaman all

PATI, KOMPAS.com – Kepolisian Sektor Wedarijaksa, Kabupaten Pati Jawa Tengah terpaksa membubarkan kegiatan “tongtek” atau tradisi membangunkan orang sahur.

Rutinitas tongtek yang dimulai pada awal Ramadhan tersebut menuai kecaman warga karena justru memicu kegaduhan.

Kapolsek Wedarijaksa Iptu Suntoro menyampaikan tradisi tongtek sejatinya merupakan warisan leluhur yang dalam praktiknya lebih mengedepankan toleransi atau kerukunan antar umat beragama.

Baca juga: PSK Mangkal dan Sekelompok Pemuda Pesta Miras di Solo Diamankan Ketika Sahur

Bunyi-bunyi peralatan tradisional yang bersumber dari tongtek lazimnya bersahabat saat didengarkan sehingga tidak mengganggu kenyamanan.

“Nah kali ini kegiatan tongtek yang kami bubarkan sangat meresahkan. Caranya tidak etis dan humanis. Mereka mengendarai truk dan pikap berkeliling dari desa ke desa dengan membunyikan keras musik dangdut melalui sound machine,” tegas Suntoro saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Rabu (6/4/2022).

Menurut Suntoro, keberadaan tongtek yang seolah-olah konser dangdut keliling itu bukannya santun membangunkan orang sahur tapi malah memancing keresahan masyarakat.

Polsek Wedarijaksa bubarkan kegiatan Tongtek menggunakan sound system yang berkeliling di wilayah hukumnya, Rabu (6/4/2022) dinihari.DOKUMEN POLSEK WEDARIJAKSA Polsek Wedarijaksa bubarkan kegiatan Tongtek menggunakan sound machine yang berkeliling di wilayah hukumnya, Rabu (6/4/2022) dinihari.

Suara bising alunan dangdut yang distel kencang saat dinihari tersebut faktanya mengusik ketenteraman warga.

“Tindaklanjut laporan keresahan warga dan bahkan ketidaknyaman ini sempat dishare di medsos. Muslim terganggu, bayi-bayi nangis dan kasihan juga untuk nonmuslim. Tongtek dengan sound machine hingga desa ke desa memancing emosi warga, rawan terjadi konflik serta persaingan antar desa,” ungkap Suntoro.

Baca juga: Nekat Gelar Sahur On The Road, Sound Machine hingga 2 Motor Diamankan Polisi

Dari razia yang digelar sejak Senin (4/4/2022) hingga Rabu (6/4/2022) sekitar pukul 01.00 hingga 02.00, Polsek Wedarijaksa mengamankan satu unit truk di Desa Trangkil, satu unit pikap di Desa Panggungroyom dan satu unit pikap di Desa Jetak.

HOT 🔥  Dokter Boyke Beber Tips Agar Bergairah Saat di Ranjang, Pasutri Cobain Yuk

Sejumlah orang yang diamankan diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi dan apabila mengulangi bersedia di proses sesuai aturan yang berlaku.

“Tongtek hanya dilakukan di lingkungan masing-masing dengan peralatan kentongan atau membangunkan sahur dapat dilakukan dengan pengeras suara di Masjid sesuai dengan ketentuan SE No. 5 Tahun 2022,” pungkas Suntoro.

Dapatkan replace berita pilihan dan breaking recordsdata setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com Knowledge Exchange”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian be a part of. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Liputan Asli

Baca juga

Santri di Rembang Dibakar Senior karena Tolak Kumpulkan Ponsel, Dilakukan Saat Korban Tidur

Santri di Rembang Dibakar Senior karena Tolak Kumpulkan Ponsel, Dilakukan Saat Korban Tidur

KOMPAS.com – AM, seorang santri di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dibakar oleh seniornya, MI, karena …